Langsung ke konten utama

Postingan

Kalau Bisa Terulang Lagi

Menarik ya!? Coba randomers bayangkan bagaimana kalo kita dapat kesempatan untuk mengulang lagi sebuah moment yang kala itu punya dampak pada masa sekarang. Memang hal ini secara logika tidak akan terjadi sebelum mesin perjalanan waktu seperti yang ditemukan di film End Game Part 2.   Saya gak akan ngomongin konspirasi dan bla bla bla. Tapi kali ini mari kita sama-sama berandai-andai sejenak supaya tidak stres; atau randomers malah tambah stres? ya maaf kalau malah tambah stress. Memang ada beberapa sumber yang pernah saya baca adanya kejanggalan pada sebuah moment, berupa foto (kalau tak salah). Ditemukannya orang-orang yang berpakaian tidak pada zamannya. Randomers boleh cari di google. Kalau bisa mengulang. Mudah-mudahan moment yang nantinya bisa merubah masa depan adalah moment yang baik-baik saja. Kalau bisa jangan moment kegagalan mencuri yang diulang yes! Tapi siapa yang tahu. Sekali lagi ini bebas berandai-andai. Jadi, randomers mau mengulang moment apa?

Gagal!

Posisinya sekarang saya mengetik ini jam 00.37. Otak masih pingin diajak kerja. Mungkin ini karena cappuccino (bukan kopi sobek) buatan sendiri di kedai sore tadi. Sambil fokus nonton film otak tetap bekerja memikirkan hal-hal lain yang random aja keluar kata GAGAL. 1000% saya yakin randomers pernah mengalami kegagalan, begitu juga saya. Kayanya gak ada yang pernah sempurna jalanin apapun yang dikerjakan, atau apapun lah. Seberapapun gagalnya ya tetap gagal namanya. Apapun gagalnya, ya pekerjaan, ya percintaan, ya pertemanan, mungkin juga keluarga.   Semua kegagalan punya sebab. Saya pernah gagal dalam beberapa pekerjaan, alasannya saya merasa belum siap pada saat itu. Tapi, bagaimana kedepannya? Ya cari pekerjaan lain. Mungkin saya kurang cocok dengan beberapa pekerjaan. Mencoba pekerjaan baru memang sangat menantang, karena itu juga menuntut diri untuk belajar dan belajar. Setelah gagal dalam beberapa hal, kata Positif itu harus selalu ada dalam benak. Tanpa ada positif randomers...

Lebaran Bersama Corona

Hari Raya Lebaran sebentar lagi (ditulis saat H-3), tapi kali ini sangat berbeda, katakanlah special. Bukan bermaksud menyindir tapi kata special merupakan ungkapan yang benar-benar berbeda dari biasanya. Biasanya Lebaran diwarnai dengan mudik untuk bertemu keluarga besar, tapi kali ini Lebaran tidak ada mudik atau bahkan berkumpul bersama keluarga besar. Sisi positif dari masa pandemi ini untuk Lebaran juga ada. Salah satunya menambah kadar kangen pada keluarga. Untuk kali ini saya tidak akan bahas sisi negatif dari 2-3 bulan terakhir yang randomers alami. Lebih baik kita selalu berpikir positif daripada memikirkan hal yang sebetulnya tidak penting untuk dipikirkan. Lebaran kali ini saya tidak bersama keluarga. Saya tinggal di Jogja sendiri, sedangkan Ibu dan Adik saya berada di Cikarang, Jawa Barat. Biasanya kami berkumpul di tempat kelahiran saya, Solo. Kalau dari Jogja sebetulnya bisa saja saya berangkat ke Solo. Tapi dimasa saat ini, lebih baik saya menghindari bepergian sesuai an...

Menggambar Kok Susah

Menggambar buat saya itu amatlah sulit. Padahal, semua imajinasi itu sudah muncul jelas sekali tapi malah tidak singkron ke tangan. Jangankan gambar tangan, diaplikasikan ke bentuk digitalpun yaampun susahnya. Karena itulah saya selalu mengagumi teman-teman yang jago menggambar. Mungkin beberapa faktor diantarannya adalah tidak sabar untuk menyelesaikannya. Yang paling utama tadi, tidak bisa singkron antara otak dengan tangan. Mungkin ada beberapa randomers yang mengidap kesamaan dengan yang saya alami. Menariknya adalah kita masih bisa menikmati gambar-gambar hasil karya seniman. Waktu masih mahasiswa ada beberapa kumpulan teman-teman yang menyukai kegiatan menggambar membuat sebuah klub yang diberi nama Piknik. Lupa apa kepanjangannyannya, yang jelas bentuk kegiatannya santai-santai saja dan memiliki tema tiap kali kumpul, misalnya menggambar mata, bunga dan lain sebagainnya. Bentuk karyanya sangat bebas, sesuai dengan style yang disukai. Komentar yang yang masuk saat itu semuanya sa...

Card Game Ini Namanya Ceki

Ceki atau nama lainnya adalah Remi. Karena saya akan ngomongin game kita sepakati masalah penyebutan nama istilah yang nanti bisa jadi keluar di tengah artikel ini. Intinya manut aja semua tinggal baca. Permainan kartu ini salah satu yang paling populer di Kedai Wak Bing. Tidak ada pertaruhan apapun yang dalam game ini (tidak ada judi). Goal utamanya adalah total skor yang didapatkan para pemain. Permainan ini sangsat asik dimainkan karena randomers akan belajar bagaimana berstrategi dan untuk pro player bisa dengan membaca kartu. Yang utama dalam permainan ini di Kedai Wak Bing adalah mental para pemain. Oke! Kita mulai saja cara mainnya. Ceki atau remi ini bisa dimainkan 3 sampai 4 orang. Perbedaanya terletak pada aturan jumlah kartu yang di bagikan; Jika 3 orang kartu yang dibagikan berjumlah 8 kartu. Jika 4 orang kartu yang dibagikan 7 kartu. Kita sepakai simulasi ini dengan jumlah pemain 4 orang.   Setelah masing-masing player mendapatakan 7 kartu, harus ada pemain yang mengam...

The New Normal (Apapun Konteksnya)

Saya memaknai judul tersebut sebagai perubahan baru untuk semua konteks. Randomers silakan memaknainya masing-masing. Kali ini jujur saja saya tertarik dengan artikel yang di-posting oleh CNBC Indonesia pada 17 Mei 2020. Tapi untuk kali ini saya tidak akan membahas keterkaitannya dengan Covid-19. Memulai awal yang baru. Mungkin lebih tepatnya seperti itu yang ada dibenak saya. Hal ini pasti sudah pernah dialamai randomers semua, misalnya ketika bernjak dari SD (Sekolah Dasar), SMP (Sekolah Menengah Pertama), sampai ke jenjang SMA (Sekolah Menengah Atas).   Semua pasti merasakan perbedaan di setiap jenjang. Yang tadinya saat SD sering dibuli, begitu SMA sangat disegani. Mungkin salah satu randomers tersebut telah belajar bagaimana caranya agar tidak lagi dibuli.   Begitu pula dengan seorang mahasiswa yang baru lulus dan masuk ke dunia nyata yang benar-benar harus menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Ini juga saya rasakan ketika pertama kali bekerja. Yang biasanya kulia...

My 1st Tattoo

Dari mana ya mulainya? Dulu tattoo punya image yang buruk, ya kriminal, ya pemberontak, ya yang gak bener, dan masih banyak lagi. Sekarang mungkin anggapan itu masih ada dibeberapa pemikiran. Tapi saya beranggapan bahwa tattoo adalah sebuah komitmen yang tidak akan pernah terhapuskan. Sampai saat ini saya memiliki 9 tattoo yang tergambar abadi di tubuh saya. Dari keseluruhan gambar yang saya miliki semua punya arti dan komitment yang cukup dalam secara pribadi. Tentu saja saya berusaha untuk tetap mengingat dan memaknainya sampai sekarang. Tattoo yang paling bermakna tentu saja tattoo pertama yang bertuliskan IMAGINE BY JL (John Lennon). Tattoo tersebut ditorehkan oleh Pak Heru dari Heru Tattoo yang bertempat di Jalan Tirtodipuran, Jogja. Saya memilih salah satu hits dari seorang legenda tentu saja dengan alasan yang sangat besar. Dalam lagunya, John Lennon mengisahkan tentang perdamaian yang didambakan banyak orang di dunia. Peniadaan perbedaan merupakan sorotan yang paling dalam arti...