Langsung ke konten utama

Rencana Cadangan



Tiba-tiba dapat ide karena nonton anime Assassination Classroom di Netflix. Kali ini kita gak ngomongin tentang animenya, karena bahasan anime emang udah pernah ya. Tapi kita akan bahas tentang rencana cadangan. Tapi awalnya saya coba untuk menjelaskan latar belakangnya dari anime series ini yes!

Diawali dari 1 pertanyaan kepada pembunuh profesiaonal, “Apakah dalam menjalankan setiap aksi, apakah hanya punya satu rencana?” Jawabannya TIDAK. Karena rencana pertama jarang langsung berhasil. Nah dari situ aja jadilah topik ini, RANCANA CADANGAN.

Mari kita bedah tentang rancana cadangan yang tujuannya lebih positif dari pada pertanyaan pada series anime yang tadi saya sebutkan. Randomers pasti punya segudang renana dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Gampangnnya rutinitas aja deh. Jangan meremehkan rutinitas! Karena rutinitaspun bisa jadi gagal. Misalanya, bangun kesiangan, bangun-bangun smart phone mati, mau ngecarger kesetrum, mau mandi air mati, mau pake baju tapi gak ada celana, dan lain sebagainya lah. 

Contoh di atas emang agak konyol dan gak masuk akal tapi salah satunya bisa jadi pernah randomers alami. Nah! Punya gak rencana cadangan? Harusnya punya. Kalo dari awal bangun kesiangan dan tetap melanjutkan rutinitas yang sama makin terlambat, jadi harus apa yang di skip? Mungkin mandi, mungkin keramas, mungkin sikat gigi, mungkin juga bakar sampah, dan banyak lagi. 

Randomers! saya yakin sekarang rencana cadangan atau lebih tepatnya rencana dadakan dikala pandemi ini sudah dilakukan. Kuncinya 1 YAKIN! Gas dulu! Kalo gagal segera jalankan rencana cadangan.

Oke! Randomers ada yang punya pengalaman jadi pemain cadangan?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gimbal Tak Sederhana Dan Lama

Ceritanya pada tahun 2009. Setelah 2 tahun tinggal dan kuliah di Jogja beserta penghuni kampus FISIP Atma Jaya Yogyakarta tercinta akhirnya mulai punya banyak teman. Kampus FISIP tergolong kampus dengan mahasiswa terrandom dibandingkan dengan fakultas-fakultas lainnya. Disana banyak ditemui mahasiswa yang cukup unik, aneh, bin ajaib. Saya salah satunya yang terkontaminasi kerandoman ini. Awal menginjakan kaki di kampus, saya terheran-heran dengan situasi pada masa itu (2007). Mulai dari kuliah dengan seadanya, kaos, sandal jepit, celana jeans yang sudah sobek-sobek bagian lutut, rambut gondorng, keribo, sampai gimbal bisa saya temu sejauh mata memandang. Rupa-rupa lah warnannya. Singkat cerita saya memutuskan untuk menggimbal rambut saya yang sudah 2 tahun tidak saya potong sejak lulus SMA. Rambut yang banyak diberikan pujian oleh para mahasiswi yang konon katanya mereka iri dengan rambut yang hanya menggunakan sampo untuk perawatannya ini, tidak akan lagi membuat para w...

Ada Kamar Kosong

Sebelumnya saya ucapkan maaf sekali, yang pertama lama sekali gak menulis blog yang super random, yang kedua sekalinya posting konten ini adalah konten jualan. Maaf yes! Beberapa waktu yang lalu saya pernah menulis,  MIMPI JADI BAPAK KOS . Nah! Kali ini mungkin udah resmi jadi bapak kos beneran. Setelah menunggu sekian lamanya, akhirnya kos ini sudah siap dihuni. Kos yang berdiri di daerah Maguwoharjo ini berada di tengah perumahan   Griya Grogol Asri   Blok B8, Grogol, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta. Kos yang diberi nama RA Kost ini diambil dari inisial nama depan dan tengah adik saya yang kebetulan sama. Nyebelinnya ternyata nama RA Kost sendiri sudah banyak di pakai oleh kos-kos lain yang tentu saja berada di luar Jogja. Yah nanti coba kami cari nama yang lebih oke. Konsep RA Kost memiliki fasilitas kamar mandi dalam dengan kloset duduk, token listrik dimasing-masing kamar, AC, kasur spring bed, meja, kursi, dan lemari. WIFI-nya mana? Nah! Semua warga peru...

Warung Makan Kaki Lima

Pasti randomers gak asing dengan tempat makan kaki lima, setiap daerah pasti ada pedagang kaki lima yang menjajakan makanan. Konon kabarnya, kemunculan warung tenda di pinggir jalan makain merebak setelah era krisis moneter yang dialami Indonesia tahun 1998. DI Yogyakarta punya segudang kuliner yang berjualan di pinggir jalan dan bahkan bisa dikatakan ramai pengunjung. Selain itu sudah ada juga yang di berikan label “Kuliner Lagend”. Salah satu sudut kota jogja yang diramaikan dengan warung tenda kaki lima berada di Jalan Kaliurang, sekitar UGM.  Kalau boleh dikatakan, hampir di sekitar kampus sangat banyak warung tenda kaki lima yang jadi favorit para mahasiswa yang tinggal di daerah seputar kampusnya. Mulai dari pecel, mie ayam, penyetan, dan masih banyak lagi. Termasuk kuliner kekinian, mulai dari yang serba pedas, berkeju, goreng-goreng, sampai bakar-bakaran pun ada.  Saat ini banyak juga para mahasiswa yang juga belajar untuk memulai bisnisnya sendiri dimulai dari pedagan...